Konsultasi

whatsapp

JASA PASANG SMART DOOR LOCK PROFESIONAL

Jasa Pasang Smart Door Lock Profesional oleh Star Smart Solution

Mengapa Memilih Jasa Pasang Smart Door Lock Profesional?

Pasang smart door lock bukan hanya sekadar bor lalu mengencangkan sekrup. Dalam satu unit ada tiga sistem yang harus duduk sejajar: mortise, modul elektronik, dan daun pintu itu sendiri. Meleset 2 mm saja di posisi mortise, deadbolt tidak akan masuk dengan sempurna ke lubangnya. Pintu masih bisa ditutup rapat. Tapi kuncinya tidak mengunci dengan baik.

Berikut tabel perbandingan pemasangan yang dikerjakan teknisi profesional dengan tukang umum:

ASPEK PEMASANGAN PROFESIONAL PEMASANGAN BIASA
Pengukuran Tebal pintu, backset, tinggi handle, arah bukaan diukur ulang Kira-kira
Lubang mortise Disesuaikan dengan dimensi mortise unit baru Dipaksakan di lubang lama
Deadbolt Masuk penuh, tidak menggesek plat penerima (strike plate) Asal masuk
Kabel penghubung Jalur kabel bebas jepitan — tidak putus meski pintu dibuka-tutup setiap hari. Terjepit
Serah terima Pengujian setiap metode akses, konfigurasi aplikasi, melatih pemilik smart door lock Hanya sekadar menyala
Setelah pemasangan Bergaransi Tidak bergaransi

Keunggulan Star Smart Solution: pemasangan cepat, hasil rapih, dan bergaransi. Teknisi menangani pintu kayu, besi, aluminium, hingga kaca frameless — termasuk kusen yang tidak standar.

0
PEMASANGAN
0
PERBAIKAN
0
HAPPY CUSTOMER

Apakah Pintu Anda Cocok Dipasang Smart Door Lock?

Jawaban singkat: sebagian besar pintu bisa dipasangi smart door lock. Sisanya butuh penyesuaian dulu. Empat hal yang menentukan: material daun pintu, ketebalan daun pintu, ukuran mortise bawaan, dan kondisi kusen. Cek keempatnya sebelum beli unit — jangan setelah barang sampai di rumah.

Jenis Pintu yang Kompatibel

MATERIAL PINTU KECOCOKAN CATATAN PEMASANGAN
Kayu solid Paling mudah Daun tebal dan padat. Lubang mortise bisa dibuat presisi, dudukan sekrup kokoh.
Kayu engineered / HDF Bisa, perlu hati-hati Bagian dalam berongga. Perlu penguat internal agar sekrup tidak lepas.
Aluminium Bisa Profil tipis dan berongga. Perlu unit tipe slim dan pelat dudukan (mounting plate) yang tepat.
Besi / baja Bisa Butuh mata bor logam dan pengerjaan lebih lama. Rangka biasanya kuat menahan bobot unit.
UPVC Bisa Umumnya memakai mortise multipoint. Unit harus mendukung jenis gearbox tersebut.
Kaca frameless Bisa, teknik khusus Perlu smart door lock khusus pintu kaca dengan bracket penjepit. Kaca tidak boleh dibor di lokasi.

ISTILAH TEKNIS

Mortise: kotak logam berisi mekanisme kunci yang ditanam di dalam daun pintu.

Backset: jarak dari tepi pintu ke titik tengah lubang handle.

Deadbolt: batang kunci utama yang menonjol ke kusen saat pintu terkunci.

Bore hole: lubang lingkaran tempat handle atau silinder dipasang.

Mounting plate: pelat dudukan tempat body unit smart door lock di daun pintu.

Ketebalan Pintu Minimum

Ketebalan daun pintu menentukan apakah bodi mortise muat dan apakah sekrup penghubung panel depan-belakang punya panjang yang pas.

KETEBALAN DAUN PINTU PENILAIAN TINDAKAN
< 35 mm Terlalu tipis untuk mortise standar Gunakan tipe rim lock (tempel) atau perkuat daun pintu
35–45 mm Rentang paling umum di rumah Indonesia Mayoritas unit langsung bisa dipasang
45–60 mm Aman Cek panjang baut penghubung bawaan unit
60 mm Perlu perhatian Sering butuh extension screw / spindle panjang non-bawaan

Kenapa hal ini penting: baut penghubung bawaan pabrik dipotong untuk rentang ketebalan tertentu. Pintu terlalu tebal membuat baut tidak menggigit penuh — Unit akan goyang dalam beberapa bulan. Di sisi lain pintu terlalu tipis membuat bodi mortise menembus sisi lain daun pintu.

Ukur di tiga titik: atas, tengah, bawah. Pintu kayu lama sering menyusut sehingga tidak rata permukaannya.

Kecocokan Mortise dan Backset

Hal ini menentukan apakah pemasangan bisa dilakukan segera atau butuh pembobokan ulang.

KONDISI MORTISE LAMA KONSEKUENSI ESTIMASI WAKTU KERJA
Dimensi bodi sama dengan unit baru Tinggal ganti Tercepat
Dimensi sedikit berbeda Lubang diperlebar sebagian Sedang
Pintu masih menggunakan kunci silinder biasa Perlu dibuat kantong mortise baru Paling lama
Mortise multipoint (UPVC/aluminium) Unit harus mendukung multipoint Tergantung kesediaan unit

Backset menentukan posisi handle. Ukuran umum di pasar Indonesia adalah 60 mm dan 85 mm. Salah backset berarti handle terlalu dekat atau terlalu jauh dari tepi pintu — jari bisa terjepit kusen saat menarik pintu, atau tuas tidak bertemu poros mortise.

Arah bukaan juga wajib dicatat sebelum unit dipesan: kiri-dalam, kiri-luar, kanan-dalam, kanan-luar. Sebagian unit bisa dibalik (reversible), sebagian tidak.

Kapan Pintu Perlu Dimodifikasi?

Melakukan modifikasi bukanlah tanda pintu Anda bermasalah. Hal ini wajar saat dimensi unit baru tidak identik dengan kunci lama.

Empat pekerjaan modifikasi yang paling sering muncul di lapangan:

1. Pelebaran ruang mortise

Bodi mortise unit baru lebih tinggi atau lebih dalam. Ruang diperlebar dengan pahat dan router, bukan dipaksa masuk.

2. Pemindahan posisi handle

Terjadi bila backset unit baru berbeda dari yang lama. Lubang lama ditambal, bore hole baru dibuat.

3. Penyetelan pelat penerima (strike plate) di kusen

Deadbolt harus masuk penuh tanpa menggesek. Pelat digeser atau lubang kusen dirapikan.

4. Penguatan kusen atau daun pintu

Diperlukan pada kusen keropos, aluminium berdinding tipis, atau daun HDF berongga.

Kondisi yang membuat pekerjaan lebih berat — dan tetap bisa ditangani: daun pintu berbobot besar (pintu besi ganda), instalasi lama yang salah pasang sehingga lubang sudah rusak, serta kusen aluminium tipis yang tidak menyediakan dudukan sekrup. Semuanya butuh waktu tambahan, bukan penolakan.